MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Dibekuk di Udara, WNA China Mencuri di Kabin Pesawat Dideportasi Petugas Imigrasi Surabaya

Publisher: Admin 4 Februari 2026 3 Min Read
Share
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto bersama petugas Angkasa Pura dan TNI AL menggelar rilis di aula Kantor Imigrasi Surabaya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto bersama petugas Angkasa Pura dan TNI AL menggelar rilis di aula Kantor Imigrasi Surabaya.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Aksi kriminal lintas negara kembali terbongkar di Bandara Internasional Juanda. Dua Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial WM dan LJ berhasil diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.

Pengamanan terhadap WNA tersebut, usai keduanya diduga kuat WNA tersebut melakukan pencurian di dalam pesawat (in-flight theft) pada penerbangan Citilink QG716 rute Jakarta (CGK)–Surabaya (SUB), Kamis, 22 Januari 2026.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil koordinasi cepat lintas instansi antara Imigrasi Surabaya, Angkasa Pura, Lanudal TNI AL, Satgas Bandara Juanda, maskapai, serta awak kabin. Laporan awal diterima sekitar pukul 12.30 WIB dari tim Subdirektorat Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi yang kebetulan berada dalam penerbangan yang sama.

Baca Juga:  Imigrasi Batam Beri Tindakan Tegas Ratusan WNA Melanggar, Ini Asal Negara selama Januari hingga Agustus 2024

Korban, seorang Warga Negara Malaysia, melaporkan kehilangan uang tunai sebesar Rp5.000.000 dan USD 500 yang disimpan di tas kabin. Kejadian bermula sekitar pukul 11.15 WIB, saat korban meninggalkan kursinya menuju toilet.

Awak kabin kemudian mencurigai gerak-gerik seorang penumpang yang diketahui berinisial WM, yang terlihat membuka dan mengambil tas dari overhead bin.

Saat korban kembali ke kursinya, tas miliknya ditemukan dalam kondisi terbuka dan berada tepat di samping tersangka. Dalam pemeriksaan awal bersama awak kabin, tersangka secara tiba-tiba melemparkan uang ke kursi korban, memperkuat dugaan aksi pencurian yang telah dilakukan.

Kedua WNA asal China tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya untuk pemeriksaan mendalam.

Baca Juga:  Lentera Keimigrasian, Inovasi Terbaru Kantor Imigrasi Khusus Surabaya

Dalam proses pemeriksaan, WM akhirnya mengakui perbuatannya, meski sempat berdalih keliru mengira tas korban adalah miliknya. Sementara itu, LJ diduga berperan sebagai rekan yang bekerja sama dalam aksi tersebut.

Meski korban menyatakan memaafkan, Imigrasi menegaskan proses hukum administratif tetap berjalan. Berdasarkan kebijakan selektif keimigrasian, keberadaan kedua WNA tersebut dinilai tidak memberikan manfaat serta membahayakan ketertiban umum.

“Tindakan kriminal, sekecil apa pun, tidak bisa ditoleransi. Imigrasi hadir bukan hanya sebagai penjaga pintu masuk negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tegas Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto.

Baca Juga:  Maksimalkan E-Paspor Sebagai Standar Perjalanan Internasional, Imigrasi Surabaya Jemput Bola di Mal

Ia menambahkan, terhadap WM dan LJ akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) sesuai Pasal 75 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, berupa pendeportasian ke negara asal dan penangkalan agar tidak dapat kembali masuk ke wilayah Indonesia.

“Indonesia bukan tempat aman bagi pelaku kejahatan asing. Siapa pun WNA yang melanggar hukum akan kami tindak tegas,” ujar Agus Winarto.

Imigrasi Surabaya juga mengimbau masyarakat dan seluruh pengguna jasa bandara untuk tidak ragu melapor apabila menemukan keberadaan orang asing yang mencurigakan atau melakukan pelanggaran hukum ke kantor imigrasi terdekat. HUM/BAD

TAGGED: Agus Winarto, Deportasi, Imigrasi Surabaya, WNA China, WNA China Mencuri
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Nusron Wahid Absen Diperiksa KPK, Ketua KPK Soroti Soal Atur Waktu
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Hukum

Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak

Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?