MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Properti Pramugari Gadungan di Jakarta Diamankan Polisi Bandara Soekarno-Hatta

Publisher: Redaktur 9 Januari 2026 2 Min Read
Share
Polisi mengamankan seragam dan koper pramugari gadungan di Bandara Soekarno-Hatta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id  – Polisi mengamankan sejumlah properti milik Khairun Nisa usai penyamarannya sebagai pramugari Batik Air terungkap di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis 8 Januari 2026.

Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian mengatakan seluruh perlengkapan pramugari tersebut dibeli melalui toko online.

“Jadi barang-barang itu benar, ada ID card, seragam, itu semua dia beli di toko online,” ujar Septian saat dihubungi.

Adapun barang yang diamankan meliputi seragam pramugari berupa kebaya putih dan rok batik ungu, sepasang sepatu wedges, kartu identitas, koper hitam, serta tas kecil bertuliskan Batik Air.

Sementara itu, Septian menegaskan perbuatan Khairun Nisa tidak mengandung unsur pidana sehingga yang bersangkutan tidak ditahan.

Baca Juga:  Buka Lowongan, Digaji Rp 30 Juta Sebulan, Begini Kriterianya

“Intinya, yang bersangkutan tidak ditahan karena tidak ada unsur, hanya pakaian dan barang-barangnya diamankan. Pihak Batik Air juga sudah tidak mempermasalahkan hal tersebut,” imbuhnya.

Saat dimintai keterangan, Nisa mengaku mengenakan atribut pramugari demi menyenangkan orang tuanya setelah gagal menjadi pramugari meski telah mengeluarkan uang puluhan juta.

“Antara dia takut sama orang tuanya karena sudah mengeluarkan uang puluhan juga, di sisi lain juga dia ingin menyenangkan hati orang tuanya,” ungkap Septian.

Nisa diketahui berasal dari Palembang dan saat ini tinggal di sebuah apartemen di kawasan Tangerang.

Pada Selasa 6 Januari 2026, Nisa kembali ke Jakarta dengan mengenakan pakaian pramugari setelah diantar orang tuanya ke bandara di Palembang.

Baca Juga:  Ditjenpas Tegaskan Ammar Zoni Tetap Kembali ke Nusakambangan Usai Sidang

“Pas berangkat diantar sama orang tuanya. Karena waktunya mepet, dia nggak sempat ganti baju,” ujarnya.

Namun, saat berada di dalam pesawat, kru Batik Air mencurigai motif rok yang dikenakan Nisa berbeda dengan seragam resmi pramugari.

“Wanita atas nama Khairun Nisa ditegur oleh cabin crew pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh perusahaan PT Lion Group,” jelasnya.

Karena tidak mampu menjawab pertanyaan terkait pendidikan dan pelatihan pramugari, kru pesawat kemudian berkoordinasi dengan avsec hingga Nisa diamankan petugas kepolisian. HUM/GIT

TAGGED: Bandara Soetta, batik air, Jakarta, khairun nisa, koper pramugari, penipuan pramugari, polresta bandara, pramugari gadungan, properti pramugari, seragam pramugari
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Air Mata Lionel Messi Warnai Final Piala Dunia 2026, Argentina Gagal Pertahankan Gelar
20 Juli 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik
21 Juli 2026
Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah
21 Juli 2026
Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
21 Juli 2026
PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan
20 Juli 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Nasional

Dewan Pers Kecam Ucapan Hotman Paris kepada Wartawan, Ingatkan Hormati Kerja Jurnalistik

Korupsi

Eks Penyidik KPK Desak Kejagung Usut Fasilitas Konferensi Pers Hotman Paris soal Febrie Adriansyah

Korupsi

Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Politik

PDI-P Surati BGN Minta Data Kader Diduga Terlibat Proyek MBG, Hasto: Belum Ada Balasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?