MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Bupati Aceh Tamiang Bantah Isu 250 Warga Kampung Dalam Meninggal Akibat Banjir

Publisher: Redaktur 5 Desember 2025 2 Min Read
Share
Kondisi udara kawasan terdampak banjir di Aceh Tamiang, Rabu 4 Desember 2025.
Ad imageAd image

ACEH, Memoindonesia.co.id – Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi membantah isu yang menyebutkan 250 warga di Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, meninggal akibat banjir bandang.

Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan merupakan informasi sesat.

Armia mengatakan masyarakat dapat memperoleh informasi yang valid terkait penanganan bencana banjir melalui Posko Utama yang telah dibentuk pemerintah daerah.

“Saya pertegas, itu tidak benar. Jangan dipercaya, itu adalah informasi sesat,” ujar Armia, Jumat 5 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa memang terdapat warga yang meninggal di desa tersebut, tetapi jumlahnya tidak sampai ratusan seperti kabar yang beredar.

Baca Juga:  Netizen Kangen Sosok Sutopo, Doni Monardo, dan Yurianto di Tengah Bencana Banjir Sumatra

“Kalau mau tanya data yang valid, silakan datang ke Posko Bicara Alam yang ada di perumahan Prabu Desa Paya Bedi,” ujarnya.

Armia menyebut wilayah Kampung Dalam bukan termasuk daerah pedalaman. Bahkan saat banjir pertama melanda, ia sempat menyeberangi sungai di kawasan tersebut ketika terjebak banjir di Karang Baru dekat Kantor BPBD.

“Ada di Kampung Dalam yang meninggal. Tetapi saya pikir tidak terlalu banyak,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pendistribusian logistik ke desa-desa terdampak sudah terbantu dengan banyaknya alat transportasi yang dapat menjangkau wilayah sulit, termasuk penggunaan traktor untuk membawa bantuan.

Baca Juga:  Gubernur Aceh Mualem Tinjau Banjir-Longsor: Sebut Sebagai 'Tsunami Kedua'

“Ini sudah ada banyak perlengkapan traktor kosong untuk mengirim terus ke kampung-kampung yang diperkirakan belum kita sentuh, terutama di daerah Tenggulun, Tamiang Hulu, Sungai Iyu, dan Banda Mulia,” terang Armia.

Berdasarkan data Pusdatin BNPB, jumlah warga meninggal di Aceh Tamiang tercatat 42 orang. Tidak ada korban hilang, sementara tiga orang terluka dan satu jembatan rusak akibat banjir bandang. HUM/GIT

TAGGED: aceh tamiang, Banda Mulia, banjir Aceh, BNPB, Bupati Aceh Tamiang, Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Sungai Iyu, Tamiang Hulu, Tenggulun
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Nusron Wahid Absen Diperiksa KPK, Ketua KPK Soroti Soal Atur Waktu
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Hukum

Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak

Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?