MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BNPB: Empat Kabupaten di Aceh Masih Terisolir akibat Jalan Putus Dihantam Banjir Bandang

Publisher: Redaktur 2 Desember 2025 3 Min Read
Share
Akses jalan Aceh Utara–Bener Meriah terputus akibat longsor.
Ad imageAd image

ACEH, Memoindonesia.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan empat kabupaten di Aceh masih terisolir akibat rusaknya akses jalan dan jembatan setelah banjir bandang dan longsor yang terjadi akhir November 2025.

Kondisi ini membuat distribusi bantuan terhambat dan sejumlah wilayah belum dapat dijangkau melalui darat.

Kepala BNPB, Suharyanto, menyebutkan empat wilayah yang masih terisolir adalah Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Singkil.

“Daerah yang masih sulit dijangkau akibat putusnya akses jalan dan jembatan adalah Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues dan Kabupaten Singkil,” ujarnya, Selasa 2 Desember 2025.

Baca Juga:  Gempa M 7 NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

Suharyanto menambahkan bahwa Kabupaten Aceh Tenggara kini sudah dapat diakses, dengan jalur bantuan yang dialihkan melalui wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Data BNPB menunjukkan akses Banda Aceh–Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang masih terputus akibat runtuhnya Jembatan Kutablang di perbatasan Bireuen–Lhokseumawe. Saat ini petugas membangun jalur alternatif melalui jembatan gantung di Awe Geutah meski dengan akses yang terbatas.

Akses Batas Sumut–Aceh Tamiang juga dilaporkan masih terhambat karena longsor di beberapa titik jalan nasional. Kementerian PUPR sedang melakukan perbaikan untuk membuka kembali jalur tersebut.

“Bireuen akses jalan nasional putus di Jembatan Samalanga. Saat ini Bireuen–Aceh sudah bisa diakses melalui jalur Tringgading Pidie Jaya–Samalanga sampai Bireuen,” lanjut Suharyanto.

Baca Juga:  BNPB Kirim Tim Evakuasi 178 Pendaki yang Tertahan di Ranu Kumbolo akibat Erupsi Semeru

Adapun ruas jalan nasional di Gayo Lues–Aceh Tenggara dilaporkan putus total di empat titik. Sementara itu, jalur Aceh Tenggara–Gayo Lues pada titik Desa Keetamba, Kecamatan Ketambe, masih bisa dilewati kendaraan roda dua melalui jalan alternatif.

Untuk jalur Aceh Utara menuju Bener Meriah, pekerjaan pembukaan akses dilakukan secara simultan dengan dukungan enam alat berat dari pemerintah dan sektor swasta. Upaya serupa juga dilakukan pada jalur Abdya–Gayo Lues serta jalur Gayo Lues menuju Aceh Tengah dan Aceh Tenggara.

Di Aceh Tengah, jalan nasional penghubung Bireuen–Takengon putus total sehingga belum dapat dilalui kendaraan. Kondisi serupa terjadi di Bener Meriah, di mana ruas jalan nasional ke Aceh Tengah dan Bireuen juga putus total.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Bantah Isu 250 Warga Kampung Dalam Meninggal Akibat Banjir

“Akses alternatif via udara melalui Bandara Rembele digunakan untuk dropping bantuan ke Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah,” tutur Suharyanto. HUM/GIT

TAGGED: banjir Aceh, BNPB, jalan putus Aceh, kabupaten terisolir
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Petugas Imigrasi Semarang mengawal deportasi WN Tiongkok dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang.
Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi dari Semarang
9 September 2026
Saksi Sebut Fee Percepatan Haji Khusus Baru Ada di Era Yaqut
9 September 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Durasi 28 Detik dan Warga Diminta Menjauh
9 September 2026
Sidang Kuota Haji Bongkar Sitaan KPK, Ada Range Rover hingga LEGO Star Wars
9 September 2026
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal
9 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Saksi Sebut Fee Percepatan Haji Khusus Baru Ada di Era Yaqut
9 September 2026
Sidang Kuota Haji Bongkar Sitaan KPK, Ada Range Rover hingga LEGO Star Wars
9 September 2026
5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, SAR Kerahkan 2 Drone Termal
9 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, SAR Telusuri Pulau Sebesi
9 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Petugas Imigrasi Semarang mengawal deportasi WN Tiongkok dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang.
Headlines

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua WN Tiongkok Dideportasi dari Semarang

Korupsi

Saksi Sebut Fee Percepatan Haji Khusus Baru Ada di Era Yaqut

Peristiwa

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Durasi 28 Detik dan Warga Diminta Menjauh

Korupsi

Sidang Kuota Haji Bongkar Sitaan KPK, Ada Range Rover hingga LEGO Star Wars

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?