MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

KPK Telusuri Aliran Dana CSR BI dan OJK dari Heri Gunawan ke Mantan Staf

Publisher: Redaktur 22 Oktober 2025 3 Min Read
Share
Heri Gunawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya aliran dana dari Anggota DPR RI Heri Gunawan kepada mantan stafnya, Fitri Assiddikki (FA), yang bersumber dari kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan dugaan aliran dana tersebut terungkap setelah penyidik melakukan penggeledahan di rumah Fitri.

“Karena diduga ada aliran dana yang berasal dari CSR BI itu kepada stafnya, kemudian penyidik melakukan penggeledahan di tempatnya, di rumahnya,” ujar Asep kepada wartawan, Rabu 22 Oktober 2025.

Asep menjelaskan, Fitri sebelumnya pernah menjadi tenaga ahli Heri Gunawan. Ia mengakui menerima uang dari Heri yang kemudian digunakan untuk membeli mobil.

Baca Juga:  KPK: Oknum Kemenag Minta Uang Percepatan Haji USD 2.400 per Jemaah Ustaz Khalid

“Setelah dilakukan konfirmasi, staf saudara HG ini menyatakan memang ada aliran dana kemudian dibelikan mobil. Jadi mobil tersebutlah yang kemudian disita dan dibawa ke KPK,” tambahnya.

Selain dari Heri Gunawan, KPK juga menelusuri dugaan aliran dana dari tersangka lain, yakni anggota DPR Satori. Asep menegaskan bahwa upaya ini merupakan bagian dari proses pemulihan aset atau asset recovery.

“Teman-teman penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti, termasuk barang-barang lain yang berhubungan dengan perkara ini,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa Fitri terkait aliran uang dan pemberian aset dari Heri. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut Fitri diduga menerima uang lebih dari Rp 2 miliar dan membeli satu unit mobil senilai sekitar Rp 1 miliar.

Baca Juga:  Korupsi di Pemkot Semarang, KPK Tetapkan 4 Orang Jadi Tersangka

“FA didalami terkait aliran uang dan pemberian aset dari saudara HG yang diduga bersumber dari dugaan TPK program sosial atau CSR Bank Indonesia atau OJK,” kata Budi, Senin 20 Oktober 2025.

Tak hanya itu, KPK juga menemukan adanya pemberian uang dengan pecahan mata uang asing dari Heri kepada Fitri senilai jutaan rupiah.

Dalam perkara dugaan korupsi dana CSR BI dan OJK ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG). Keduanya merupakan anggota Komisi XI DPR RI pada periode 2020-2022.

KPK menjelaskan bahwa Komisi XI DPR memiliki kewenangan dalam penetapan anggaran untuk BI dan OJK. Lembaga tersebut disebut memberikan dana program sosial kepada setiap anggota Komisi XI DPR RI untuk 10 kegiatan per tahun dari BI serta 18 hingga 24 kegiatan dari OJK.

Baca Juga:  KPK Periksa Kartika Sari Terkait Pertemuan HM Kunang dan Sarjan

Namun, dana tersebut diduga tidak digunakan sesuai ketentuan. Dari hasil penyelidikan, Satori diduga menerima Rp 12,52 miliar, sedangkan Heri Gunawan diduga menerima Rp 15,86 miliar.

Keduanya juga dijerat dengan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Satori diduga menggunakan dana CSR untuk membangun showroom, sedangkan Heri membeli rumah dan mobil dari uang tersebut. Hingga kini, keduanya belum ditahan. HUM/GIT

TAGGED: Fitri Assiddikki, Heri Gunawan, kasus CSR BI OJK, KPK
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!
24 Mei 2026
WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza
24 Mei 2026
Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat
24 Mei 2026
Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro
24 Mei 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Car Free Day (CFD) di jantung Kota Semarang, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Imigrasi

CFD Jadi “Kantor Dadakan”: Lari Pagi Sambil Urus Paspor, Cek Kesehatan Sekalian Beres!

Internasional

WNI Relawan Flotilla Ceritakan Intimidasi Israel saat Misi Kemanusiaan Gaza

Peristiwa

Lima Korban Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Masih Dirawat

Peristiwa

Sopir Diduga Ngantuk, Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Paspro

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?