MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

BDRT 27 Siaga 24 Jam Tangani Dekontaminasi di Lokasi Ponpes Al Khoziny Ambruk

Publisher: Redaktur 8 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Relawan BDRT 27 saat membantu proses dekontaminasi di lokasi ambruknya Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. (Istimewa)
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Di balik operasi pencarian dan evakuasi korban ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terdapat peran penting para relawan.

Salah satunya datang dari Bonek Disaster Response Team (BDRT) 27, tim relawan asal Surabaya yang dikenal sigap dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

Tak hanya sekadar hadir membantu, BDRT27 bertugas sebagai penanggung jawab dekontaminasi selama 24 jam penuh, tanpa henti, sepanjang sembilan hari operasi SAR berlangsung.

“Kami bertugas penuh sejak hari pertama, Senin pukul 18.00 WIB. Total ada 25 anggota yang kami turunkan, terdiri dari unsur SAR dan medis,” ujar Ketua Umum BDRT27, Ciki, Selasa 7 Oktober 2025.

Baca Juga:  Ponpes Al-Khoziny Kembali Gelar Kegiatan Belajar, Alumni Siapkan Beasiswa untuk Korban

Meski tidak merayap langsung ke reruntuhan untuk mengevakuasi korban, peran BDRT27 sangat vital. Tim ini membawa tiga unit ambulans dan beragam peralatan urban SAR, serta memastikan kondisi lingkungan aman bagi tim evakuasi gabungan.

Dari total 25 anggota, sebanyak 17 relawan memilih tinggal di lokasi secara nonstop, sementara sisanya pulang-pergi karena urusan pekerjaan.

“Evakuasi kan 24 jam. Jadi kami atur rotasi kerja. Satu Search Rescue Unit (SRU) kami bagi 12 jam tugas, jaga stamina, dan pastikan asupan gizi cukup,” jelas Ciki.

Di lokasi reruntuhan yang dipenuhi debu dan risiko runtuhan susulan, manajemen waktu dan keamanan menjadi kunci utama. Ciki menegaskan, tugas utama BDRT27 adalah dekontaminasi lokasi dan tim SAR, meliputi penyemprotan disinfektan, menjaga area steril, serta memastikan keamanan biologis selama proses pencarian korban.

Baca Juga:  26 Calon Jemaah Haji Sidoarjo Gagal Ke Tanah Suci, Begini Cerita Runtutnya

“Tiap hari, 24 jam, kami semprot lokasi evakuasi. Tim dekontaminasi BDRT selalu standby. Manajemen waktu dan kerja sama dengan tim SAR gabungan jadi kunci keberhasilan kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, operasi pencarian korban Ponpes Al Khoziny resmi ditutup. Berdasarkan data Basarnas, sebanyak 104 santri dan pengurus berhasil diselamatkan, sedangkan 67 orang meninggal dunia, delapan di antaranya ditemukan dalam kondisi tidak utuh.
Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi oleh Tim DVI Polri. HUM/GIT

TAGGED: Basarnas, BDRT 27, dekontaminasi, evakuasi korban, operasi SAR, Ponpes Al Khoziny, relawan Bonek, Sidoarjo, Tim DVI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Warga Negara Asing (WNA) asal Palestina berinisial K.I.A.E. diamankan petugas imigrasi di sebuah perumahan di wilayah kerja.
Imigrasi Kendari Amankan WNA Palestina, Berujung Pemindahan ke Rudenim Makassar
4 September 2026
Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha
AMPG Jatim Kembali Jadi Pelopor, Gelar Diklatda I Kabupaten/Kota se-Provinsi Pertama di Indonesia
4 September 2026
Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda
4 September 2026
DTSEN Volume 3 Sempat Bikin Desil Berubah, Kemensos Ungkap Penyebabnya
4 September 2026
13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Ilmu Teologi
4 September 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha
AMPG Jatim Kembali Jadi Pelopor, Gelar Diklatda I Kabupaten/Kota se-Provinsi Pertama di Indonesia
4 September 2026
Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda
4 September 2026
DTSEN Volume 3 Sempat Bikin Desil Berubah, Kemensos Ungkap Penyebabnya
4 September 2026
13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Ilmu Teologi
4 September 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Warga Negara Asing (WNA) asal Palestina berinisial K.I.A.E. diamankan petugas imigrasi di sebuah perumahan di wilayah kerja.
Imigrasi

Imigrasi Kendari Amankan WNA Palestina, Berujung Pemindahan ke Rudenim Makassar

Ketua PD AMPG Jawa Timur Adiel Muhammad Kanantha
Politik

AMPG Jatim Kembali Jadi Pelopor, Gelar Diklatda I Kabupaten/Kota se-Provinsi Pertama di Indonesia

Hukum

Polda Sumut Dalami Pengakuan Keluarga Eks Istri Polisi yang Disebut Pernah ‘Dijual’ ke Wakapolda

Pemerintahan

DTSEN Volume 3 Sempat Bikin Desil Berubah, Kemensos Ungkap Penyebabnya

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?