MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tiga Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi, Ayah Yakin Putranya Syahid

Publisher: Redaktur 6 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Ahmad Rofik mengikhlaskan kepergian anaknya yang menjadi korban ambruknya Ponpes Al Khoziny.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Tiga jenazah korban reruntuhan bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, telah berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara Polda Jatim. Salah satunya adalah Daul Milal (16), santri asal Surabaya.

Isak tangis keluarga pecah saat prosesi serah terima jenazah, Minggu 5 Oktober 2025 dini hari. Ayah almarhum, Ahmad Rofik (46), tampak tegar saat mengenang sosok putra sulungnya.

Rofik menceritakan bahwa komunikasi terakhir dengan putranya terjadi saat liburan Maulid, sepuluh hari sebelum kejadian. Milal dikenal sebagai santri aktif, patuh, dan gemar mengikuti kegiatan hadrah.

Baca Juga:  Dua Jenazah Ditemukan di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

“Anaknya senang terbangan, hadrah. Hari Minggunya ikut tampil, besoknya pas salat Asar wafat,” ungkap Rofik.

Milal duduk di kelas 9 SMP sekaligus kelas 6 Sekolah Diniyah. Rofik mengenang almarhum sebagai anak mandiri, penurut, dan tidak neko-neko.

“Ndak banyak omong. Apa pun yang diperintah orangtua nurut. Mondok itu keinginannya sendiri, kami dorong,” kata Rofik.

Meski kehilangan putra sulungnya, Rofik berusaha ikhlas. Ia meyakini anaknya berpulang dalam keadaan syahid karena menuntut ilmu.

“Ndak opo-opo, wes ikhlas. Milal lagi menuntut ilmu, waktu salat InsyaAllah syahid,” lanjutnya.

Rofik juga bersyukur putranya telah teridentifikasi setelah beberapa hari dilanda kecemasan mencari informasi.

Baca Juga:  Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny Bertambah Jadi 66 Jiwa

“Alhamdulillah, bersyukur ada yang menemukan. Sejak hari pertama sampai sekarang bingung cari informasi, sekarang sudah ketemu,” pungkasnya. HUM/GIT

TAGGED: Daul Milal, korban teridentifikasi, Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo, Tim DVI
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru
11 Januari 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
11 Januari 2026
KPK Ungkap Dugaan Kebocoran Pajak Rp 60 Miliar di KPP Madya Jakarta Utara
11 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru
11 Januari 2026
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara
11 Januari 2026
KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak
11 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Gunung Semeru Erupsi dengan Letusan Setinggi 700 Meter
9 Januari 2026
Motif Pramugari Gadungan di Jakarta Demi Menyenangkan Hati Orang Tua
9 Januari 2026
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Terkait Dugaan Penistaan Agama
9 Januari 2026
Kasus Pramugari Gadungan di Jakarta Berawal dari Penipuan Janji Masuk Batik Air
9 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Tak Tampilkan Tersangka Suap Pajak Jakut Karena Terapkan KUHAP Baru

Korupsi

Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Intervensi OTT KPK Pejabat Pajak Jakarta Utara

Korupsi

KPK Sita Uang dan Logam Mulia Rp 6,38 Miliar dari Tersangka Suap Pajak Jakarta Utara

Korupsi

KPK Tetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara Tersangka Suap Pengurangan Pajak

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?