MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Korupsi dan Pencucian Uang: KPK Bidik TPPU untuk Wamenaker Noel cs

Publisher: Redaktur 23 Agustus 2025 3 Min Read
Share
KPK menetapkan Wamenaker Noel cs sebagai tersangka pemerasan sertifikasi K3.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak main-main dalam menindaklanjuti kasus dugaan pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel.

Setelah menetapkan Noel dan 10 orang lainnya sebagai tersangka, KPK kini membuka peluang untuk menjerat mereka dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa meskipun saat ini para tersangka baru dijerat pasal pemerasan, pengenaan pasal TPPU sangat mungkin dilakukan.

“Kalau dia uang yang diperoleh dari yang kita duga dari hasil tindak korupsi ini lalu dipindahkan, diubah bentuk, dan lain-lain, dan masuk kualifikasi Pasal 3 di TPPU, pasal ini ya nanti tentu kita akan lapis dengan TPPU,” ujar Asep.

Baca Juga:  Eks Ketua KPU Arief Budiman Jadi Saksi di Sidang Hasto Kristiyanto Terkait Kasus Suap PAW Harun Masiku

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa KPK akan mendalami lebih jauh ke mana saja aliran uang hasil pemerasan tersebut.

Jika terbukti uang itu diubah bentuk menjadi aset seperti rumah, kendaraan, atau aset berharga lainnya, maka para tersangka bisa dijerat dengan pasal berlapis yang ancaman hukumannya lebih berat.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, sebelumnya mengungkapkan bahwa Noel menerima uang panas sebesar Rp 3 miliar pada Desember 2024.

Selain itu, Noel juga menerima hadiah sebuah motor mewah Ducati. Hal ini memperkuat dugaan bahwa uang hasil pemerasan tidak hanya dinikmati dalam bentuk tunai, tetapi juga diinvestasikan dalam bentuk barang berharga.

Baca Juga:  Skandal Pungli di Rutan KPK: MAKI Desak Pidana untuk 93 Pegawai, Dewas KPK Harus Bertindak Tegas

Pemberian uang kepada Noel dan juga kepada Fahrurozi (Rp 50 juta per minggu) menunjukkan adanya pola kejahatan yang terstruktur dan masif.

Kasus ini melibatkan sejumlah pejabat tinggi di Kemnaker dan pihak swasta. Total ada 11 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Daftar lengkap para tersangka yang kini ditahan di Rutan KPK adalah:

1. Immanuel Ebenezer Gerungan (Wamenaker)

2. Fahrurozi (Dirjen Binwasnaker dan K3)

3. Hery Susanto (Direktur Bina Kelembagaan)

4. Irvan Bobby Mahendro (Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3)

5. Gerry Aditya Herwanto Putra (Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi)

Baca Juga:  Jaksa Ajukan Banding Vonis 5 Tahun Penjara Helena Lim

6. Subhan (Subkoordinator Keselamatan Kerja)

7. Anitasari Kusumawati (Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja)

8. Sekarsari, Kartika Putri (Subkoordinator)

9. Supriadi (Koordinator)

10. Temurila (PT KEM Indonesia)

11. Miki Mahfud (PT KEM Indonesia). HUM/GIT

TAGGED: Asep Guntur Rahayu, Immanuel Ebenezer, KPK, Noel, pemerasan, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, sertifikasi K3, TPPU, Wamenaker
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang
25 Februari 2026
Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026
25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual
25 Februari 2026
ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi
25 Februari 2026
Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Praperadilan, KPK Minta Penundaan Sidang
25 Februari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang
25 Februari 2026
Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026
25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual
25 Februari 2026
ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi
25 Februari 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Oknum Brimob Polda Banten Dituntut 5 Bulan Penjara Usai Aniaya Staf KLH dan Wartawan di Serang

Korupsi

Sidang Vonis 9 Terdakwa Korupsi Minyak Mentah Digelar Kamis 26 Februari 2026

Hukum

Bripda MS Dipecat Tidak Hormat Usai Aniaya Siswa hingga Tewas di Kota Tual

Hukum

ASN BPK Aniaya ART di Gunung Putri Bogor, Pelaku OAP Ditahan Polisi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?