MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

MAKI Desak KPK Tahan Tersangka Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, Soroti Motor Royal Enfield Milik Ridwan Kamil

Publisher: Redaktur 21 April 2025 2 Min Read
Share
Koordinator MAKI Boyamin Saiman.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menahan lima tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.

Selain itu, MAKI juga menyoroti sepeda motor Royal Enfield milik mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), yang telah disita namun belum dipublikasikan.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menilai KPK terlalu tertutup dalam penanganan kasus ini.

“Pengumuman penetapan tersangka maju mundur, proses aliran dana iklan juga tidak transparan. Sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Boyamin, Minggu 20 April 2025.

Kelima tersangka yang telah ditetapkan KPK adalah mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartono (WH), Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Suhendrik (S), dan pihak swasta R Sophan Jaya Kusuma (RSJK). Hingga kini, tidak satu pun dari mereka ditahan.

Baca Juga:  KPK Sita Rp 800 Juta dari Hercules, Diduga Duit Summarecon untuk Pengamanan Lahan Bogor

Boyamin juga mendesak agar motor Royal Enfield milik RK yang telah disita dipamerkan di Gedung KPK sebagai bukti keseriusan penanganan kasus.

“Bawa saja ke kantor KPK, tunjukkan ke media. Jangan disembunyikan, biar publik tahu betul motor itu memang sudah diamankan,” tegasnya.

Menurut Boyamin, tidak ada alasan untuk menyimpan motor tersebut secara diam-diam karena kendaraan itu bukan digunakan untuk bekerja, melainkan sekadar bergaya.

MAKI meminta KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di Bank BJB dan menegakkan hukum secara adil.

“Masyarakat jadi jengah melihat kasus ini. Jangan sampai ada kesan istimewa kepada para tersangka,” pungkasnya. HUM/GIT

Baca Juga:  PKB soal KPK Geledah Rumah Mendes: Kita Husnuzan Saja
TAGGED: Bank Jawa Barat, Boyamin Saiman, Ikin Asikin Dulmanan, iklan, Korupsi, KPK, MAKI, R Sophan Jaya Kusuma, Ridwan Kamil, Royal Enfield, Suhendrik, Widi Hartono, Yuddy Renaldi
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi Pembunuhan Dini di Madiun
29 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak
30 Oktober 2026
Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi
30 Oktober 2026
Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit
30 Oktober 2026
Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing
30 Oktober 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Dwi Bagus Menangis dan Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Bunuh Istri Siri dan Anak

Hukum

Dwi Bagus Bunuh Istri dan Anak, Sempat Pura-pura Lapor Kehilangan ke Polisi

Hukum

Hobi Tawuran, Pembacok Bobotoh hingga Tewas di Bogor Selalu Bawa Celurit

Bareskrim

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?