MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

6 Hal tentang Golden Visa yang Diberikan Jokowi ke Shin Tae-yong

Publisher: Redaktur 26 Juli 2024 4 Min Read
Share
Presiden Joko Widodo secara simbolis menyerahkan Golden Visa kepada pelatih timnas sepakbola Indonesia, Shin Tae-yong.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan dan secara simbolis menyerahkan Golden Visa kepada pelatih timnas sepakbola Indonesia, Shin Tae-yong. Golden Visa ini diperuntukkan bagi talenta global yang ingin berkarya dan berinvestasi di Indonesia.

“Hari ini kita meluncurkan layanan golden visa untuk memberikan kemudahan kepada WNA untuk berinvestasi dan berkarya di Indonesia,” ujar Jokowi di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis, 25 Juli 2024, seperti dilansir detikcom.

Sejumlah pejabat tampak mendampingi Jokowi, di antaranya Menkumham Yasonna Laoly, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Menteri PAN/RB Azwar Anas. Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong juga tampak menghadiri grand launching ini.

Golden visa ini diluncurkan untuk memberikan kemudahan kepada para WNA, terutama untuk mereka yang ingin berinvestasi di Indonesia.

Apa saja hal yang perlu diketahui terkait Golden Visa ini?

Baca Juga:  Jokowi Panggil Menkumham Supratman Andi Agtas ke Istana, Bahas UU Koperasi dan Masalah Imigrasi

1. Untuk WNA Terseleksi
Jokowi menekankan bahwa Golden Visa hanya diberikan kepada WNA yang benar-benar terseleksi dan memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia.

“Ingat, hanya untuk good quality traveller, sehingga harus benar-benar selektif, benar-benar diseleksi, benar-benar dilihat kontribusinya. Jangan sampai meloloskan orang-orang yang membahayakan keamanan negara,” lanjut Jokowi. Golden Visa ini memberikan izin tinggal mulai dari 5 hingga 10 tahun.

2. Memudahkan WNA Berkarya dan Berinvestasi
Shin Tae-yong menerima Golden Visa ini sambil tersenyum, simbolisasi kemudahan yang diberikan untuk berinvestasi dan berkarya di Indonesia.

3. Penerima Golden Visa
Jokowi mengaku terkejut dengan banyaknya pendaftar Golden Visa, yang mencapai 300 WNA. Pemerintah tidak membatasi jumlah penerima, namun penyeleksiannya dilakukan dengan sangat ketat.

“Sampai hari ini tadi saya tanyakan kepada Imigrasi yang daftar sudah 300, saya kaget juga banyak sekali,” ujar Jokowi. “Kita evaluasi setiap 3 bulan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Daftar Menteri Jokowi yang Kembali Lanjut di Kabinet Merah Putih Prabowo

4. Alasan Shin Tae-yong Mendapat Golden Visa
Shin Tae-yong, sebagai pelatih timnas Indonesia, diakui sebagai talenta global dengan kontribusi signifikan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menegaskan bahwa Shin Tae-yong memenuhi kriteria global talent.

“Kan global talent dia. Mempunyai talent yang kalau dia no question lah, kan sudah banyak berjasa. Dia termasuk global talent, STY,” ujar Yasonna.

5. Jejak Hukum Penerima Golden Visa Dicek
Pemerintah juga memeriksa jejak hukum calon penerima Golden Visa dan memastikan bahwa investasi yang mereka bawa memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi Indonesia.

“Kalau perorangan itu tentunya investasinya misalnya USD 350 ribu itu dilihat benar nggak masuk, dan kita mengharapkan masuk lewat himbara juga,” ujar Yasonna. “Supaya nampak ada manfaatnya juga ke kita.”

6. Daftar Penerima Golden Visa
Beberapa nama populer telah menerima Golden Visa, termasuk Samuel Altman (founder ChatGPT), pemenang Nobel Ekonomi, dan para profesional dari industri pesawat seperti Boeing. Targetnya, 1.000 WNA akan mendapatkan Golden Visa tahun ini, dengan harapan membawa investasi sebesar Rp 2 triliun.

Baca Juga:  Respons Johanis Tanak Terkait Usulan Jokowi Kembalikan UU KPK ke Versi Lama

“Global Talent itu yang pertama founder-nya ChatGPT (Samuel Altman) itu kan di bidang IT, kemudian tadi Shin Tae-yong dalam hal olahraga. Kemudian juga ada pemenang Nobel Ekonomi itu di bidang ekonomi, lalu untuk yang lain salah satunya adalah dari Boeing, itu kan industri pesawat, terus kemudian ada juga industri di bidang hilirisasi, smelter, dan juga masih banyak yang lainnya,” ujar Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Silmy Karim.

Silmy tidak mengungkap detail siapa saja yang mendapat Golden Visa, namun saat ini fokus pada sosialisasi Golden Visa.

“Harapan kita bisa memberikan dampak pada ekonomi, dari 300 yang sudah mendapatkan Golden Visa itu, investasi yang masuk Rp 2 triliun,” jelasnya. HUM/GIT

TAGGED: Golden Visa, Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Menkumham Yasonna Laoly, Menparekraf Sandiaga Uno, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri PAN/RB Azwar Anas, pelatih timnas sepakbola Indonesia, Presiden, Shin Tae-yong
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERKINI

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Direktur N Co-Living Ditangkap di Jakarta Utara, Diduga Legalkan Peredaran Narkoba
9 April 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum
9 April 2026
Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus
9 April 2026
Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat
9 April 2026
Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan
9 April 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer, Minta Kasus Air Keras Diadili Umum

Hukum

Komnas HAM Minta Akses Periksa 4 Prajurit TNI Tersangka Kasus Andrie Yunus

Pemerintahan

Presiden Prabowo Singgung Kelompok Anti Kerja Sama, Pemerintah Tetap Fokus Rakyat

Nasional

Komisi I DPR Nilai Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Stabilitas Kawasan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?