SIDOARJO, Memoindonesia.co.id — Gelombang mudik Lebaran 2026 mulai “pecah” lebih cepat dari perkiraan. Lonjakan penumpang internasional di Bandara Juanda melonjak.
Bahkan sudah menembus lebih dari 6.600 orang per hari di pekan ketiga Maret. Mengantisipasi ledakan arus ini, jajaran Imigrasi langsung siaga penuh.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastiono, turun langsung memantau kesiapan petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Juanda, Selasa (17/3/2026).
Peninjauan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah tak ingin kecolongan di momen krusial arus mudik internasional.
Didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, Novianto memastikan seluruh lini pelayanan berjalan tanpa celah, cepat, tertib, namun tetap ketat dalam aspek keamanan.
Data perlintasan menunjukkan tren yang tak bisa dianggap biasa. Jika pada pekan kedua Maret kedatangan WNI masih berkisar 2.900 hingga 3.100 orang per hari.
Maka dalam hitungan hari angka itu melonjak tajam hingga dua kali lipat. Ini menandakan arus mudik Lebaran sudah mulai terjadi lebih awal.
“Seluruh petugas kami siagakan penuh untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar, cepat, dan tetap mengedepankan keamanan,” tegas Agus Winarto.
Tak main-main, lebih dari 100 personel dikerahkan di TPI Juanda. Mereka disebar di berbagai titik, mulai dari konter pemeriksaan manual, autogate, hingga unit mobile. Strategi ini dipilih untuk meredam potensi antrean panjang di tengah padatnya pergerakan penumpang.
Tekanan juga datang dari tingginya intensitas penerbangan internasional. Setiap hari, Juanda melayani sekitar 21 penerbangan kedatangan dan 19 keberangkatan internasional.
Kombinasi lonjakan penumpang dan padatnya jadwal penerbangan membuat kesiapsiagaan petugas menjadi harga mati.
Dengan tren yang diprediksi terus menanjak hingga akhir Maret, Imigrasi Surabaya memastikan seluruh sistem sudah dioptimalkan, baik dari sisi SDM maupun sarana prasarana.
Di tengah kesibukan itu, Agus tetap menyisipkan pesan humanis kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman bersama keluarga,” pungkasnya. HUM/BAD

