MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Hasan Wirajuda Ungkap Diskusi Prabowo Bahas Konflik Timur Tengah dan Dampak Global

Publisher: Redaktur 4 Maret 2026 3 Min Read
Share
Hasan Wirajuda usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Ad imageAd image

JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda mengungkap isi diskusi Presiden Prabowo Subianto bersama para presiden dan wakil presiden terdahulu terkait eskalasi konflik di Timur Tengah dan dampaknya bagi Indonesia serta dunia, Selasa, 3 Maret 2026.

“Khususnya berkaitan dengan yang selama ini sudah menjadi perhatian banyak di antara kita, yaitu mengenai yang paling mutakhir tentunya perkembangan perang atau serangan Amerika dan Israel terhadap Iran,” kata Hasan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurutnya, Prabowo secara khusus membahas implikasi konflik tersebut bukan hanya terhadap kawasan Timur Tengah, tetapi juga terhadap tatanan global yang dinilai semakin rapuh.

Ia menyebut mekanisme internasional dinilai tidak lagi efektif dalam merespons agresi militer.

Baca Juga:  Reshuffle Belum Tuntas: Prabowo Lantik 3 Menteri Baru, Posisi Menko Polhukam dan Menpora Masih Kosong

“Didiskusikan implikasinya apa terhadap kita? Terhadap dunia? Ketika tatanan dunia sudah tidak lagi efektif dan tidak ada lagi peluang kepada negara yang menjadi korban serangan militer untuk mengadu kepada siapa,” ujarnya.

“Karena PBB sudah tidak berperan, dan aturan atau rule based order hanya on paper dan memang tidak ada kekuatan pemaksa, apalagi kalau itu berkaitan dengan negara-negara besar,” lanjutnya.

Dalam forum itu, Prabowo menggambarkan posisi Indonesia yang harus bertahan di tengah konflik global.

Jika sebelumnya dunia diibaratkan berada di antara “dua karang”, kini tekanan datang dari berbagai arah.

“Dan itu tidak mudah. Karena itu didiskusikan tentang implikasinya ini terhadap keseluruhan masalah keamanan dan perdamaian dunia, tapi juga potensi efek dari perang ini terhadap ekonomi dunia, khususnya yang menyangkut supply oil, minyak, dan gas,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Nilai Pengelolaan BUMN Tidak Efisien, Danantara Kelola Aset Negara US$ 1 Triliun

Selain itu, dampak ekonomi menjadi perhatian serius. Pemerintah, kata Hasan, menghitung potensi gangguan pasokan minyak dan gas dunia akibat perang yang terus meluas.

“Nah, kita berhitung semua, apa efeknya terhadap kita gitu, dari sisi itu saja. Tapi juga dari sisi kalkulasi berapa lama perang ini akan berlangsung. Semula Trump mengatakan akan berapa hari, sekarang kita bicara mungkin beberapa minggu,” ujarnya.

“Tetapi juga kalau misalnya Amerika akan menggelar pasukan daratnya, bisa jadi lebih panjang dan reaksi perlawanan di sekitar negara-negara Timur Tengah juga akan besar, membesar, dan akan karena itu perang berlangsung lama,” lanjutnya.

Baca Juga:  Prabowo Akan Beri Bintang Mahaputera ke Kapolri

Hasan menyebut dilema yang dihadapi Indonesia juga dirasakan banyak negara lain.

Karena itu, Prabowo merasa perlu menyampaikan langsung tantangan global tersebut kepada berbagai kalangan melalui forum dialog.

“Dan selebihnya ya masing-masing kita mencoba memberikan kontribusi pemikiran. Dan Presiden sangat terbuka untuk dalam menanggapi usul-usul pemikiran dari para peserta,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Prabowo mengundang sejumlah tokoh untuk meminta pandangan terkait kondisi terkini.

“Untuk diskusi bersilaturahmi saling bertukar pandang. Bapak Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut,” kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.

“Semuanya dibahas, nanti karena belum mulai,” lanjutnya. HUM/GIT

TAGGED: ekonomi dunia, geopolitik dunia, hasan wirajuda, Istana Kepresidenan, konflik timur tengah, krisis global, pasokan minyak, PBB, perang iran, Prabowo Subianto, serangan amerika, tatanan dunia
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing
4 Maret 2026
Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
KPK Masih Cari Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
4 Maret 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi
4 Maret 2026
20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I
4 Maret 2026
Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati
4 Maret 2026
KPK Masih Cari Pihak Lain Usai OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
4 Maret 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Jajaran imigrasi memimpin rapat koordinasi pengawasan orang asing yang diikuti oleh berbagai stakeholder.
Imigrasi

Timpora Kabupaten Semarang Perkuat Deteksi Dini, Imigrasi Tegaskan Komitmen Pengawasan Orang Asing

Korupsi

Trio Terdakwa Lolos Jeratan Pasal Perintangan Penyidikan Tiga Kasus Korupsi

Headlines

20 Nama Calon Bos Baru OJK Dirilis di Jakarta, Friderica hingga Pahala Mansury Lolos Tahap I

Korupsi

Pejabat Pemkab Pekalongan Diperiksa KPK di Mapolres Usai OTT Bupati

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?