MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Gempa M 4,8 Terjadi di Bawean Subuh Tadi, Masih Rangkaian Gempa M 6 Pekan Lalu

Publisher: Redaktur 29 Maret 2024 2 Min Read
Share
Ilustrasi
Ad imageAd image

GRESIK, Memoindonesia.co.id – Gempa bumi magnitundo (M) 4,8 terjadi di Bawean, Gresik, Jatim, pada waktu subuh tadi. Gempa ini masih merupakan rangkaian gempa M 6 yang terjadi pekan lalu.

“Gempa bumi ini merupakan bagian rangkaian gempa bumi Laut Jawa M 6,0 yang terjadi pada hari Jumat pukul 11:22:45 WIB,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, Jumat, 29 Maret 2024.

Gempa tektonik M 4,8 terjadi pada pukul 04.23 WIB. Episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 5,86 derajat LS dan 112,52 derajat BT atau tepatnya berlokasi di laut pada 127 km timur laut Tuban, Jatim, pada kedalaman 10 km. Total ada 350 lebih gempa susulan sejak terjadi gempa pada Jumat, 22 Maret 2024 pekan lalu.

Baca Juga:  BNPB: Evakuasi 331 Pasien RSUD Sumedang Setelah Gempa M 4,8

“Hingga hari Jumat 29 Maret 2024 pukul 05.22 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 360 (tiga ratus enam puluh ) aktivitas gempa bumi,” kata dia.

Gempa yang terjadi pada subuh tadi tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Gempa ini terjadi karena aktifnya sesar di Laut Jawa.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktifitas sesar aktif di Laut Jawa,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemodelan peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan di Bawean, Lamongan, Gresik, Tuban, dengan skala intensitas II – III MMI. Artinya getaran gempa dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah.

Baca Juga:  Gempa 3,5 Magnitudo Guncang Pacitan, Jawa Timur

Sementara di Pati dan Rembang getaran gempa dirasakan dalam skala II MMI yang artinya getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ujar dia. CAK/RAZ

TAGGED: Bawean, BMKG, Daryono, Episenter, gempa, gempa bumi, Gresik, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Laut Jawa, peta guncangan
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

Suasana permohonan Paspor Simpatik yang digelar oleh Kantor Imigrasi Semarang.
Diserbu Masyarakat Paspor Simpatik Imigrasi Semarang Layani Ratusan Pemohon Dalam Sehari
24 Januari 2026
Sidang Tipikor PN Medan, Eks Kapolres Tapsel Akui Utang Budi ke Pengusaha Galian C
24 Januari 2026
Basarnas Fokus Evakuasi Komponen Penting Pesawat ATR 42-500 di Pangkep
24 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kunjungan Kerja ke Arab Saudi
24 Januari 2026
Viral WNI Kezia Syifa Jadi Tentara AS, Orang Tua Ungkap Status Kewarganegaraan
24 Januari 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

Sidang Tipikor PN Medan, Eks Kapolres Tapsel Akui Utang Budi ke Pengusaha Galian C
24 Januari 2026
Basarnas Fokus Evakuasi Komponen Penting Pesawat ATR 42-500 di Pangkep
24 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kunjungan Kerja ke Arab Saudi
24 Januari 2026
Viral WNI Kezia Syifa Jadi Tentara AS, Orang Tua Ungkap Status Kewarganegaraan
24 Januari 2026
Ad imageAd image

TERPOPULER

Relawan Agam Rinjani Turun Bantu Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Pangkep
22 Januari 2026
Terdakwa Migor M Syafei Curhat Ribut dengan Istri Akibat Pertanyaan Penyidik
22 Januari 2026
Kajari Sampang Fadilah Helmi Dibawa ke Jakarta untuk Pemeriksaan Kejaksaan Agung
22 Januari 2026
Kisah Video Call Terakhir Olen Pramugari ATR 42-500 dengan Kakaknya
23 Januari 2026

Baca Berita Lainnya:

Hukum

Sidang Tipikor PN Medan, Eks Kapolres Tapsel Akui Utang Budi ke Pengusaha Galian C

Peristiwa

Basarnas Fokus Evakuasi Komponen Penting Pesawat ATR 42-500 di Pangkep

Korupsi

Eks Menpora Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kunjungan Kerja ke Arab Saudi

Nasional

Viral WNI Kezia Syifa Jadi Tentara AS, Orang Tua Ungkap Status Kewarganegaraan

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?