JAKARTA, Memoindonesia.co.id – Sebanyak 55,3 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdasarkan survei Poltracking Indonesia pada 30 September hingga 7 Oktober 2026, yang dirilis Senin 19 Oktober 2026.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengatakan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah dalam dua survei terakhir cenderung stagnan.
Meski mampu mempertahankan tingkat kepuasan, pemerintah dinilai masih perlu mencari terobosan untuk meningkatkannya.
“Tingkat kepuasan kepada pemerintah 30 September sampai 7 Oktober 2026, yang puas 55,3 persen, yang tidak puas 40,9 persen, sisa 3,8 persen tidak tahu dan tidak jawab,” kata Hanta dalam tayangan YouTube Poltracking, Senin 19 Oktober 2026.
Menurut Hanta, tren kepuasan publik pada survei Agustus hingga Oktober 2026 menunjukkan kondisi stabil, tanpa kenaikan maupun penurunan berarti.
“Dua survei terakhir Agustus 2026 sampai Oktober 2026 itu secara tren bisa dikatakan kesimpulan stabil, tidak mengalami kenaikan tapi tidak turun, jadi dalam bahasa optimis pemerintah berhasil mempertahankan stabilitas tingkat kepuasan tapi dengan diksi yang berhati-hati untuk pemerintah ini stagnan jadi perlu dicari terobosan untuk meningkatkan tingkat kepuasan ini,” ujarnya.
Poltracking juga mengukur alasan responden yang puas dan tidak puas terhadap kinerja pemerintah.
Di antara responden yang puas, sebanyak 16,5 persen menilai bantuan pemerintah tepat sasaran, sedangkan 15 persen mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, alasan terbanyak responden yang tidak puas adalah kondisi ekonomi yang dinilai belum stabil, yakni 18,9 persen.
Berikutnya, 15,4 persen menilai harga kebutuhan pokok masih mahal dan 14,3 persen menilai bantuan pemerintah tidak tepat sasaran.
Survei tersebut juga mengukur kepuasan publik terhadap kinerja personal Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Hasilnya, tingkat kepuasan terhadap Prabowo mencapai 52,3 persen, sedangkan 45,4 persen menyatakan tidak puas.
Adapun tingkat kepuasan terhadap Gibran tercatat 50,9 persen, sementara 44,7 persen responden menyatakan tidak puas.
Survei Poltracking Indonesia menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.220 responden warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih, yakni berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.
Survei tersebut memiliki margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. HUM/GIT


