MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

91 Santri Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny

Publisher: Redaktur 1 Oktober 2025 2 Min Read
Share
Evakuasi santri yang tertimbun reruntuhan musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo.
Ad imageAd image

SIDOARJO, Memoindonesia.co.id – Upaya pencarian dan penyelamatan korban reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan sejak insiden ambruknya bangunan tiga lantai pada Senin (29/9) sore. Hingga kini, berdasarkan data absensi, sebanyak 91 santri diduga masih tertimbun di lokasi kejadian.

Meski demikian, jumlah tersebut masih bersifat perkiraan. Hingga saat ini, pihak berwenang belum dapat memastikan total santri yang berada di dalam musala saat peristiwa terjadi.

Sebanyak 332 personel gabungan dikerahkan dalam proses evakuasi. Alat berat telah disiagakan di lokasi, namun belum digunakan karena dikhawatirkan dapat memperparah kondisi reruntuhan.

Baca Juga:  Ponpes Al-Khoziny Kembali Gelar Kegiatan Belajar, Alumni Siapkan Beasiswa untuk Korban

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan penyelamatan difokuskan melalui cara manual.

“Tim SAR gabungan mendeteksi adanya indikasi enam orang korban yang masih bertahan di salah satu segmen reruntuhan. Melalui celah yang ada, petugas telah menyalurkan makanan dan minuman untuk menjaga kondisi para korban,” jelas Abdul, Rabu 1 Oktober 2025.

Data sementara per Selasa 30 September 2025 pukul 19.00 WIB menunjukkan, 100 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 26 orang masih menjalani perawatan inap, 70 orang telah diperbolehkan pulang, tiga orang dilaporkan meninggal dunia, dan satu pasien dirujuk ke rumah sakit di Mojokerto.

Baca Juga:  Pakar UM Surabaya: Ambruknya Ponpes Al Khoziny Bisa Berimplikasi Hukum

“Beberapa fasilitas kesehatan menjadi rujukan utama penanganan korban, antara lain RSUD RT Notopuro, RS Siti Hajjar, RS Delta Surya, RS Sheila Medika, serta RS Unair,” tambah Abdul.

Pantauan di lapangan, petugas masih terus berupaya melakukan evakuasi hingga Rabu pagi. Area sekitar pondok pesantren disterilkan, sementara sejumlah santri terlihat membersihkan area pondok pesantren putra.

Selain itu, garis pembatas telah dipasang di sekitar lokasi reruntuhan. Petugas Satpol PP juga disiagakan untuk menjaga keamanan.

Sementara itu, suasana di posko gabungan Ponpes Al Khoziny masih dipadati keluarga santri yang menunggu kabar terkait kondisi anak-anak mereka. Banyak dari mereka berharap segera mendapat data terbaru hasil evakuasi. HUM/GIT

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang Bantah Isu 250 Warga Kampung Dalam Meninggal Akibat Banjir
TAGGED: BNPB, evakuasi Sidoarjo, Ponpes Al Khoziny, reruntuhan musala, santri tertimbun
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Nusron Wahid Absen Diperiksa KPK, Ketua KPK Soroti Soal Atur Waktu
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita
8 Oktober 2026
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut
8 Oktober 2026
Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak
8 Oktober 2026
MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi
8 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

KPK Geledah Dinkes Madiun, Uang Tunai dan Dokumen Disita

Korupsi

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Hukum

Bivitri Susanti soal Putusan MK Gibran: Bola Panas Dilempar ke Sejumlah Pihak

Nasional

MK Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran, tapi Tak Bisa Diskualifikasi

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?