MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • Seni Budaya
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Indeks
MemoIndonesia.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ekbis
  • Hukum
  • Gaya Hidup
  • Foto
  • Indeks
Search
  • Kategori Berita
    • Nasional
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Pendidikan
    • Ekbis
    • Seni Budaya
    • Olahraga
    • Religi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
  • Link Terkait
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Have an existing account? Sign In
Follow US
Copyright 2023 - MemoIndonesia.co.id

Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN, Herzaky Mahendra Putra Raih Gelar Doktor di Universitas Airlangga

Publisher: Admin 11 Oktober 2024 4 Min Read
Share
Tenaga Ahli Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Humas dan Komunikasi, Herzaky Mahendra Putra memberikan keterangan kepada wartawan.
Tenaga Ahli Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Humas dan Komunikasi, Herzaky Mahendra Putra memberikan keterangan kepada wartawan.
Ad imageAd image

SURABAYA, Memoindonesia.co.id – Herzaky Mahendra Putra berhasil menyelesaikan program studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Jumat, 11 Oktober 2024.

Tenaga Ahli Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bidang Humas dan Komunikasi, Herzaky Mahendra Putra ini, dalam disertasinya mengkaji soal efektivitas kepemimpinan transformasional ala Menteri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Alhamdulillah, saya baru saja menjalani ujian doktor terbuka di Universitas Airlangga dengan program studi Pengembangan SDM. Alhamdulillah menyusul pemimpin kami, sahabat kami, Mas AHY yang lebih dulu sidang pada 7 Oktober lalu,” kata Herzaky Mahendra usai sidang di Kampus B Unair tersebut.

Herzaky mengaku berhasil menyelesaikan doktoralnya selama 3 tahun lebih 1 bulan plus 5 hari. Ia merupakan teman satu kelas Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) AHY.

Baca Juga:  Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi Tinjau Kantah Virtual Kota Tangerang: Benar-Benar Digital Twin
Herzaky Mahendra Putra bersama istri dan rekan-rekannya foto bersama usai sidang gelar doktor di Kampus B Unair.
Herzaky Mahendra Putra bersama istri dan rekan-rekannya foto bersama usai sidang gelar doktor di Kampus B Unair.

Herzaky menyebut, masa kuliahnya itu memakan waktu yang cukup panjang dan tidak mudah. Namun Herzaky berkomitmen untuk menuntaskan sekaligus bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu.

“Tentu bagi saya hal ini sangat membanggakan dan membahagiakan. Saya menempuh proses yang cukup panjang dan tidak mudah. Namun alhamdulillah menjadi lulusan ketiga dari total 22 mahasiswa,” papar Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat.

Melalui disertasi yang membahas mengenai kepemimpinan transformasional, Herzaky mengkaji pengaruh keberadaan Ketum Demokrat AHY terhadap eksistensi kader. Terutama setelah terjadinya konflik internal di tubuh Demokrat sebagai salah satu partai besar di Indonesia.

“Jadi ternyata kepemimpinan transformasional yang dilakukan oleh Mas AHY itu memiliki pengaruh yang signifikan dalam memastikan kader-kader pascakrisis, setelah ditolaknya pengesahan KLB ilegal oleh Kemenkumham,” paparnya.

Baca Juga:  Menteri AHY: Tidak Boleh ada Lagi Mafia Tanah di Indonesia, Mereka Biasa Bersekongkol

“Nah, itu kemudian kader-kader rupanya masih bertahan. Padahal kalau biasanya ada konflik, intervensi, atau hal besar yang terjadi di sebuah organisasi partai politik, itu muncul kecenderungan banyak kader yang keluar,” sambung dia.

Menurut Herzaky, yang membuat Demokrat tetap adem, guyub dan rukun adalah tidak terlepas dari gaya kepemimpinan transformasional ala AHY. Sehingga tidak menimbulkan gejolak yang berkelanjutan.

“Dan yang menariknya adalah belakangan ini politik disalahartikan dan cenderung didiskreditkan seakan-akan penuh dengan transaksional ataupun pragmatisme. Akan tetapi berdasarkan penelitian kami, ternyata yang membuat kader bertahan sebagian besar adalah karena kepemimpinan transformasional seorang ketua umum AHY,” jelasnya.

Lebih rinci, Herzaky memaparkan berdasarkan indikator yang sudah ada, AHY mengantongi unsur-unsur kepemimpinan transformasional.

Yakni, berbudi luhur, bisa menyakinkan perubahan positif di masa depan, dan memaparkan visi-misi yang konkret.

Baca Juga:  Jadi Jujugan Studi Tiru Implementasi Sertifikat Elektronik, Kantah Madiun dapat Apresiasi Kantah Semarang

Berangkat dari penelitiannya tersebut, Herzaky berharap dapat memicu dan memacu penelitian-penelitian lanjutan. Terlebih perkembangan PSDM memilih lajur pertumbuhan yang signifikan.

“Misal, kita bicara mengenai Indonesia emas 2045. Hingga sekarang belum ada ahli kepemimpinan atau ahli SDM itu membahas mengenai bagaimana kami mengelola partai politik dengan baik, bagaimana partai politik itu dapat menghasilkan SDM yang terbaik,” tuturnya.

“Padahal partai politik ini, jelas-jelas menghasilkan pemimpin-pemimpin negeri. Mau jadi presiden, ya dari partai politik. Demikian juga menteri yang sebagian besar dari partai politik,” sambung Herzaky.

Sehingga hal ini membuat Herzaky melakukan penelitian tersebut. Dia berharap kajiannya dapat memberikan dampak terhadap pengembangan SDM, terutama di Indonesia. HUM/CAK

TAGGED: Badan Pertanahan Nasional, Gelar Doktor, Herzaky Mahendra Putra, Kementerian ATR/BPN, Menteri AHY, Pengembangan Sumber Daya Manusia, tenaga ahli, Universitas Airlangga
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ad imageAd image

BERITA TERKINI

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas
15 Oktober 2026
OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa
15 Oktober 2026
OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Ad imageAd image

NASIONAL

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita
15 Oktober 2026
Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka OTT KPK terkait Dana Kebencanaan
15 Oktober 2026
Belum Sehari Menjabat, Kapolresta Sleman Diganti Lagi
15 Oktober 2026
Sestama BNPB Rustian Diamankan KPK, OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Jadi Sorotan
14 Oktober 2026
Ad imageAd image

Baca Berita Lainnya:

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Korupsi Dana Bencana Tuai Kecaman DPR

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Barang Bukti Rp 3,3 Miliar, Kripto dan Ratusan Gram Emas

Korupsi

OTT KPK di BNPB, Sestama Rustian Tinggalkan Gedung KPK Usai Diperiksa

Korupsi

OTT KPK BNPB, 5 Tersangka Ditahan, Uang Rp 1,4 Miliar dan Emas Disita

MemoIndonesia.co.id

Memo Indonesia adalah media online yang menyajikan beragam informasi dari seluruh sudut nusantara.

Quick Links
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
About US
  • Kontak
  • Tentang Kami
  • Karir
  • Redaksi

Copyright 2023 – MemoIndonesia.co.id

Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?